Kadisdik Aceh : Wujudkan Sekolah Berkulalitas dan Cetak Lulusan Siap Kerja
humannesia.com / BANDA ACEH - Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis ST DEA menyerukan kolaborasi dari semua elemen pendidikan untuk mewujudkan sekolah berkualitas yang dapat mencetak lulusan siap kerja, khususnya pada jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Aceh.
Hal itu disampaikan Marthunis dalam acara buka puasa bersama yang dilaksanakan oleh Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMK Provinsi Aceh berlangsung di Hotel SMK Negeri 3 Banda Aceh (22/3/2025).
Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Aceh menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kompetensi dan karakter siswa sesuai nilai-nilai Pancasila.
“Di sekolah yang kita cita-citakan, setiap peserta didik harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan literasi, numerasi, dan keahlian yang relevan dengan dunia kerja,” ujarnya.
Marthunis menyoroti bahwa peningkatan mutu pendidikan khusisnya di jenjang SMK mencakup pembentukan keterampilan dasar seperti berpikir kritis, kreativitas, serta pembinaan keimanan dan akhlak mulia.
Menurutnya, apalagi pembelajaran di bulan Ramadan aspek ini penting dalam mempersiapkan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Berbeda dengan SMA, Marthunis menyoroti pentingnya kurikulum berbasis kompetensi untuk SMK agar lulusan siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
“Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan praktik kerja lapangan yang terintegrasi dengan industri akan memastikan lulusan SMK memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Ia menyatakan, bahwa kolaborasi dengan pihak industri merupakan salah satu kunci agar program praktik kerja lapangan di SMK menjadi lebih efektif dan sesuai dengan standar pasar kerja.
Marthunis mengingatkan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukanlah proses yang bisa dicapai dalam semalam. Menurutnya, komitmen bersama dari semua pihak menjadi kunci dalam perjalanan menuju pendidikan yang lebih baik.
Sementara itu Ketua MKKS SMK Provinsi Aceh, Tarmidhi SST MSi menyampaikan, tujuan buka puasa nersama ini selain mempererat tali silahturrahmi sesama Kepala SMK se-Aceh, juga mendiskusikan banyak hal untuk pengembangan pendidikan vokasional ini.
"Justru itu kita mengundang Kadisdik Aceh dan ikut hadir mantan Kadisdik Aceh yang bisa berbagi pengalamannya dalam upaya peningkatan pendidikan di sekolah kejuruan," katanya.
Tarmidhi menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Kadisdik Aceh, Marthunis, Mantan Kadisdik Aceh, Muhammad Ilyas, Mantan Kabid SMK, T. Miftahuddin, Mantan Kabid GTK, Nurhayati, Ketua dan Pengurus MKKS SMK 23 kabupaten/kota, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang telah berhadir.(***).
Kontributor : Baihaqi
Dalam kesempatan tersebut, Kadisdik Aceh menekankan pentingnya menciptakan lingkungan belajar yang mendukung pengembangan kompetensi dan karakter siswa sesuai nilai-nilai Pancasila.
“Di sekolah yang kita cita-citakan, setiap peserta didik harus memiliki kesempatan untuk mengembangkan kemampuan literasi, numerasi, dan keahlian yang relevan dengan dunia kerja,” ujarnya.
Marthunis menyoroti bahwa peningkatan mutu pendidikan khusisnya di jenjang SMK mencakup pembentukan keterampilan dasar seperti berpikir kritis, kreativitas, serta pembinaan keimanan dan akhlak mulia.
Menurutnya, apalagi pembelajaran di bulan Ramadan aspek ini penting dalam mempersiapkan siswa sebagai pembelajar sepanjang hayat yang siap menghadapi berbagai tantangan di masa depan.
Berbeda dengan SMA, Marthunis menyoroti pentingnya kurikulum berbasis kompetensi untuk SMK agar lulusan siap menghadapi tuntutan dunia kerja.
“Pengembangan kurikulum berbasis kompetensi dan praktik kerja lapangan yang terintegrasi dengan industri akan memastikan lulusan SMK memiliki keterampilan yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja,” jelasnya.
Ia menyatakan, bahwa kolaborasi dengan pihak industri merupakan salah satu kunci agar program praktik kerja lapangan di SMK menjadi lebih efektif dan sesuai dengan standar pasar kerja.
Marthunis mengingatkan bahwa peningkatan mutu pendidikan bukanlah proses yang bisa dicapai dalam semalam. Menurutnya, komitmen bersama dari semua pihak menjadi kunci dalam perjalanan menuju pendidikan yang lebih baik.
Sementara itu Ketua MKKS SMK Provinsi Aceh, Tarmidhi SST MSi menyampaikan, tujuan buka puasa nersama ini selain mempererat tali silahturrahmi sesama Kepala SMK se-Aceh, juga mendiskusikan banyak hal untuk pengembangan pendidikan vokasional ini.
"Justru itu kita mengundang Kadisdik Aceh dan ikut hadir mantan Kadisdik Aceh yang bisa berbagi pengalamannya dalam upaya peningkatan pendidikan di sekolah kejuruan," katanya.
Tarmidhi menyampaikan, ucapan terima kasih kepada Kadisdik Aceh, Marthunis, Mantan Kadisdik Aceh, Muhammad Ilyas, Mantan Kabid SMK, T. Miftahuddin, Mantan Kabid GTK, Nurhayati, Ketua dan Pengurus MKKS SMK 23 kabupaten/kota, serta sejumlah tamu undangan lainnya yang telah berhadir.(***).
Kontributor : Baihaqi